#FF2in1 – Bukan Gombal

“Selamat pagi, Sayang.”

“Selamat pagi. Hari ini kamu menelepon lima menit lebih cepat dari biasanya.”

“Aku tahu. Itu karena aku tak sabar ingin menyapamu. Kamu tahu, kenapa?”

“Kenapa?”

“Karena mendengar suaramu adalah penyemangat hariku. Suaramu serupa nyanyian surga.”

“Benarkah?”

“Tentu saja. Asal kamu tahu, mendengar suaramu adalah cita-cita pertama yang ingin aku wujudkan setiap hari.”

“Apakah itu juga berarti bahwa aku menjadi yang pertama di setiap harimu?”

“Iya. Kamu adalah yang pertama. Orang pertama yang aku ingat setiap pagi. Orang pertama yang harus tahu betapa aku rindu ketika aku tersadar dari mimpi. Kamu adalah cinta pertamaku setiap hari.”

“Dasar gombal.”

“Bukan gombal. Itu adalah kenyataan yang begitu nyata. Kenyataan yang nyaris berlebihan aku kira.”

Si Wanita menutup telepon dengan bahagia. Dan Si Lelaki mengakhiri percakapan dengan perasaan girang. Girang keberhasilan.

“Kamu memang cinta pertamaku, Sayang.” lanjutnya, “Namun sekarang, aku akan menyongsong cinta keduaku. Liliana.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s