#15HariNgeblogFF – Bangunkan Aku Pukul Tujuh

Bangunkan aku pukul tujuh.

Aku tersentak dari tidur lelapku. Aku membuka mata dan berusaha mengenali sekelilingku. Gerbong kereta, para penumpang, udara dingin dan derit kereta yang beradu dengan rel. Anggi masih tertidur lelap di sampingku dengan kepala yang bersandar pada bahuku.

Bangunkan aku pukul tujuh.

Suara itu muncul lagi disertai sekelebat bayangan Sisca yang kemudian luruh menjadi airmata. Pukul tujuh, Sisca, janji. Aku mengkhayalkan Sisca untuk sejenak. Apa aku masih memiliki janji kepada Sisca yang belum kutepati?

Aku membuka ponsel, mengetikkan pesan ‘bangunkan aku pukul tujuh’. Menimbang-nimbang sedetik lalu mengirimkan pesan itu. Entah siapa yang akan membuka ponsel  Sisca sekarang. Entah siapa yang akan menyampaikan pesanku kepada orang yang sudah meninggal.

*

 

#13HariNgeblogFF Hari ke-10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s