Perempuan dalam Mimpi [episode 2]

Cerita sebelumnya: Perempuan dalam Mimpi [episode 1]*

Aku masih duduk di sini hingga tiga puluh menit kemudian. Tiga puluh menit yang tidak aku sadari begitu cepat berlalu. Kepalaku sibuk merangkai berbagai kemungkinan. Perempuan itu. Mimpiku. Pertemuan kami yang tak terencana. Berkali-kali. Keberanianku menghampirinya dan mengaku. Kepalaku penuh berisi hal-hal yang hingga kini masih menjadi rahasia.

“Mas, minumannya mau saya pindahkan ke sini?”

“Eh?”

“Minuman Mas yang di meja itu. Mau saya pindahkan ke sini?”

Aku mengangguk ragu. Mengiyakan pertanyaan pelayan yang tidak aku pahami betul. Isi kepalaku masih rancu. Pelayan itu segera berjalan menuju meja yang ia maksud –mejaku tadi, dan kembali lagi membawa cangkir kopi yang belum habis aku nikmati. Sekarang aku paham pertanyaannya tadi.

Tiga puluh menit yang lalu perempuan itu pergi meninggalkan aku yang berusaha mengajaknya berbicara. Aku masih ingat gerak langkahnya ketika berjalan ke dalam kafe dan membayar pesanannya di kasir. Ia melirik sekilas ke arah meja yang aku duduki tadi di no smoking area. Lalu ia melirikku sekali lagi ketika ia keluar dan menjauhi kafe.

Wangi parfum perempuan itu masih tajam di hidungku. Padahal sudah tiga puluh menit berlalu. Wangi parfum yang sama dengan yang aku nikmati di dalam mimpiku. Perempuan itu, perempuan dalam mimpiku. Aku akan duduk di sini sebentar lagi dengan keyakinan bahwa perempuan itu mengenalku. Pasti ada alasan kuat yang membuat ia tidak mau berbicara denganku atau berpura-pura tidak mengenalku.

Aku menghirup udara dalam-dalam. Wangi parfumnya semakin kuat tercium di hidungku. Seolah-olah ia sedang berjalan mendekat kepadaku. Aku tersenyum sambil mengedarkan pandangan ke segala arah. Namun tidak kutemui seujung pun bayangannya. Aku harus mencatat sesuatu. Aku tidak boleh melupakan setiap detail.

Aku menghirup udara dalam-dalam dan menikmati wangi parfum perempuan itu. Ketika aku membuka tas untuk mengambil buku catatan, ada yang terasa asing. Sebotol parfum yang bukan milikku. Aku mengambilnya ragu-ragu. Menekan bagian atasnya dan menghirup udara di sekitarnya kemudian.

Wangi ini. Wangi perempuan itu. Perempuan dalam mimpiku.

*

Advertisements

4 thoughts on “Perempuan dalam Mimpi [episode 2]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s