#NulisRandom2015 – Karya Sampingan

Sebelumnya:

1.

Saya membaca halaman ix s.d xix (novel) Anna Karenina karya Leo Tolstoi. Halaman tersebut adalah esai yang terdiri dari empat bagian, ditulis oleh Prof. Willen V. Sikorsky seorang ahli sastra Indonesia yang tinggal di Moskwa. Esai tersebut berbicara tentang isi novel Anna Karenina juga sekelumit cerita di balik proses penulisan karya fenomenal tersebut.

Di halaman x, penulis mengatakan bahwa Anna Karenina adalah hasil karya Leo Tolstoi yang katanya ingin ‘mengaso sebentar’ dengan menulis sesuatu yang agak enteng, tanpa menyinggung problem-problem sosial dan filsafat yang rumit. Maksudnya, mengaso dari kesibukannya ketika itu, menulis buku-buku pelajaran untuk anak-anak petani di tanah miliknya dan merumuskan gagasan-gagasan etis-filosofisnya.
2.

Kebiasaan saya ketika pertama kali mendengarkan album musik baru adalah mendengarkan album tersebut dengan santai. *ya iyalah* Benar-benar mendengarkan, maksudnya. Dengan santai. Dan seringnya kebablasan, yang saking santainya, pikiran malah jalan-jalan ke mana-mana. Lalu pikiran itu kembali pada entah lagu keberapa. Dan biasanya, lagu yang ketika ia mengalun pikiran saya kembali dari pengembaraan itu adalah lagu yang paling saya suka dari album tersebut. Lagu yang bikin sadar, istilahnya.

Pada album Kabar dari Hutan milik Pygmos, lagu favorit saya adalah Little Short Conversation.

Kebiasaan lain setelahnya, plus karena yang saya beli adalah album dalam bentuk CD, adalah membuka booklet album dan membaca-baca isinya. Lalu saya sampai pada bagian akhir. Sebuah kolom ucapan terima kasih. Isinya: buat kalian yg sudah mendukung ‘proyek iseng’ ini, kami ucapkan terima kasih.

*

Setelahnya:

Kalau kita berpikiran sama, maka yang menarik di kedua karya tersebut adalah pada kata-kata yang diberi tanda petik. Kedua karya tersebut sama-sama (diakui oleh pemiliknya sebagai) karya ‘bukan utama’, tapi sepertinya (atau seharusnya, tetap) digarap dengan serius. Buktinya, hingga akhir abad ke-20 Anna Karenina telah diterjemahkan dan diterbitkan sebanyak 625 kali dalam 40 bahasa (ini tidak termasuk penerbitan dalam bahasa aslinya). Dalam bahasa Inggris saja, hasil terjemahan yang berbeda pernah dicetak sebanyak 75 kali, Belanda 14 kali, Jerman 67 kali, Perancis dan Italia 36 kali, Cina 15 kali, dan Arab 6 kali.

Dan album Kabar dari Hutan menjadi salah satu album favorit saya. Setara dengan V, Mirah Ingsun, Tentang Rumahku dan banyak lagi.

Padahal di parallel universe, barangkali banyak yang sudah berusaha, sampai jungkir balik berkarya, tapi karya tersebut tak menarik bahkan tak banyak dilirik.

What a ‘mengaso sebentar’/’proyek iseng’! *menjura*

    

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s