Mengapa Saya Membuat Daftar (Bacaan Seumur Hidup)

1/

Di pertengahan 2015, saya membuat blog baru khusus untuk merekam kegiatan membaca dan memublikasikan kesan saya mengenai sebuah bacaan. Di blog tersebut, setiap awal bulan selalu ada tulisan mengenai daftar bacaan saya di bulan bersangkutan.

Kenapa membuat daftar bacaan bulanan? Karena setiap kali selesai membaca satu buku, maka akan muncul pertanyaan “Buku apa yang akan dibaca selanjutnya?” Tumpukan buku saya yang menunggu dibaca sangatlah tinggi alias sangatlah banyak. Jadi daripada menghabiskan banyak waktu untuk menjawab pertanyaan tersebut sembari menatap ratusan buku, sepertinya akan lebih baik menyempitkan pilihan ke beberapa buku saja.

Hasilnya? Sedikit sekali buku dalam daftar bulanan tersebut yang tidak selesai saya baca. Biasanya karena bukunya kurang menarik untuk dibaca saat itu. Jadi, buku tersebut saya simpan dulu untuk dibaca nanti. Selain itu, di beberapa waktu tertentu jumlah buku yang masuk daftar ternyata terlalu sedikit. Sehingga saya segera membuat daftar bacaan bulan berikutnya dan curi start membaca.

Membuat daftar ternyata lumayan berguna.

2/

Beberapa waktu yang lalu  saya blogwalking ke sana kemari, lalu berakhir salah satunya di blog milik Mbak Yuska Vonita. Baru kali ini saya berkunjung ke sana dan yang menarik perhatian saya pertama kali adalah adanya beberapa reading list yang ditempatkan sebagai menu tersendiri di bagian atas blog.

Selama ini saya membuat daftar bacaan jangka pendek dan rasanya seru juga kalau membuat daftar bacaan seumur hidup. Apalagi setelah melihat daftar ini, saya merasa belum banyak membaca. Sedikit sekali buku dalam daftar tersebut yang bisa saya coret karena telah dibaca. Selain itu, jangan mau kalah dengan daftar semacam “Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Sebelum Mati”. :’D

Ide menarik tersebut akhirnya saya aplikasikan juga di blog ini. Hehe.

3/

Kemudian saya penasaran. Mengapa manusia (senang) membuat daftar?

“We like lists because we don’t want to die.” –Umberto Eco

Yang pertama, merapikan ketidakberaturan. David Wallechinsky penulis buku Book of Lists di artikel ini mengatakan bahwa kita tertarik pada daftar karena kita hidup di era dengan stimulan yang berlebih, khususnya dalam hal informasi. Dan (membuat) daftar membantu kita mengorganisasikan hal-hal yang berlebihan tersebut. Yes, ratusan buku belum dibaca itu juga termasuk (informasi) berlebihan. Haha.

Kedua, prioritas. Merasa sibuk dan dan tidak punya banyak waktu untuk membaca? Kalau iya, maka membuat daftar bisa menjadi jalan keluar. Buat daftar bacaan seumur hidup, atau daftar bacaan bulanan dan selesaikan semuanya. Daftar membantu kita untuk memastikan bahwa kita mencapai apa yang kita rencanakan untuk dicapai. Nah, kelebihan dari membuat daftar jangka pendek adalah kita bisa menyelipkan semacam reward di antara daftar karena keberhasilan sekecil apa pun patut dirayakan.

Selain itu, seorang sosiolog bernama Scott Schaffer mengatakan bahwa daftar benar-benar membawa kita ke inti, dari sekian banyak hal yang harus kita lakukan untuk melewati hari-hari di planet ini. Kalimatnya agak lebay, sih tapi ada benarnya juga.

Ketiga, kontrol. Daftar membuat kita merasa bahwa semua hal telah berjalan sempurna dan itulah akhir dari permasalahan. Ketidakpastian berkurang dan kita menyukai segala hal yang seolah-olah membuat kita memegang kendali di dunia yang penuh ketidakpastian. Selain itu, banyak penelitian yang membuktikan bahwa kita memang memiliki hasrat untuk merasa bahwa kita memegang kendali dan kita percaya bahwa memegang kendali akan berdampak positif pada kesejahteraan kita .

4/

Apakah kalian membuat daftar (tentang apa saja)? Share daftar yang kalian punya di kolom komentar, ya. Would love to know. :’D

***

Advertisements

4 thoughts on “Mengapa Saya Membuat Daftar (Bacaan Seumur Hidup)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s