2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for mandewi.wordpress.com.

Here’s an excerpt:

A New York City subway train holds 1,200 people. This blog was viewed about 5,100 times in 2013. If it were a NYC subway train, it would take about 4 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

#MtR2013 – Surat Keputusan

Notifikasi WhatsApp mengalihkan konsentrasi saya dari paragraf demi paragraf tugas menulis yang harus saya selesaikan malam itu.

“SK sudah ada..”

“Komang ke APK.”

“Selamat yaa..”

Kurang lebih seperti itu yang saya ingat. Di penghujung tahun ini karir saya (yang masih pelaksana) mengalami perubahan –semoga ke arah yang lebih baik.

*

Awal tahun 2013, saya masih berkutat dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang di luar dugaan sangat menyenangkan. Sebaliknya, selepas KKN, saya malah dibuat grogi oleh dosen pembimbing yang super sibuk. Anggap saja begitu, karena kenyataannya, saya bimbingan skripsi setiap dua bulan sekali. Tenggat waktu yang diberikan kantor untuk menyelesaikan kuliah akan berakhir September 2013 (karena kuliahnya adalah beasiswa, maka ada tenggat waktu). Bulan Juli, semua teman seangkatan saya sudah selesai ujian (skripsi), revisi, bahkan sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti upacara wisuda pada bulan Agustus.

Sementara itu, saya masih sibuk menghubungi dosen pembimbing untuk mau menyetujui draft skripsi saya sehingga saya bisa mendaftar ujian. Luar biasa dag dig dug perasaan saya di awal Agustus. Dalam hati, saya hanya berharap satu. Jangan sampai saya melewati tenggat waktu yang diberikan dan harus menambah satu semester lagi (untuk menyelesaikan skripsi). Menambah satu semester lagi berarti melewati tenggat waktu, sama artinya dengan kekalahan (saya terhadap target yang dibuat sendiri).

Syukurnya, (akhirnya) dosen pembimbing saya menyetujui draft dan menetapkan tanggal 19 Agustus 2013 sebagai tanggal ujian saya. Saya girang bukan main.

Ujian berjalan lancar. Revisi pun sama. Saya hanya perlu tiga kali 24 jam untuk menyelesaikan segala persyaratan agar bisa mendaftarkan diri untuk ikut upacara wisuda ke-132 pada bulan Oktober 2013.

Beres. Sukses. Yes! 😀

Setelah kuliah, sesuai kebijakan yang ditetapkan instansi, saya akan ditempatkan ulang (tidak kembali ke kantor lama –KPPN Jakarta IV). Dua bulan menunggu, Surat Keputusan itu terbit juga.

Tempat tugas saya yang baru adalah Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Saya tidak tahu apa ini adalah sebuah peningkatan atau sama saja seperti sebelumnya. Bisa berada di sini bukanlah karena prestasi atau apa. melainkan karena sesuatu yang acak. Invisible (atau invincible) hands? Hmm. Meskipun begitu, rasa syukur saya luar biasa. Tak terkira.

Semangat bekerja kembali membara. Ilmu yang didapat semasa kuliah (akuntansi) sesuai dengan tugas dan fungsi tempat tugas yang baru. Sekarang, usaha saya hanya satu. Jangan sampai instansi merasa rugi telah membayari saya kuliah. Saya harus berkontribusi untuk negeri (?)

*

#MtR2013 – Menunggu Reaksi

Ketika mendengar tema kedua untuk Moments to Remember 2013: FAMILY, saya langsung ingat pada rambut pendek ini.

TWF2013

Kenapa?

Berapa banyak orang tua kita –atau bahkan kita sendiri, yang menganggap bahwa perempuan kodratnya berambut panjang, dengan kata lain laki-laki kodratnya berambut pendek? Salah satu dari orang-orang itu adalah bapak saya. Baginya, perempuan harus berambut panjang. 😀

Ketika pertama kali mengungkapkan keinginan memangkas rambut menjadi sangat pendek, saya mendapat berbagai reaksi. Kebanyakan memberi pandangan yang mengarah ke ketidaksetujuan. Selebihnya, bilang terserah. Saya tidak terpengaruh pendapat mereka. Pokoknya saya mau mencoba potongan rambut (super) pendek. 😀

Lalu terjadilah, 15 September 2013.

Sudah banyak foto saya (dengan potongan rambut super pendek) beredar di Facebook. Pun sudah banyak keluarga (dan teman-teman) yang melihat dan berkomentar. Tapi saya tidak tahu apa kabar ini sudah sampai di telinga bapak. Sampai sekarang, saya belum pulang ke Bali. Rencana mudik baru tiga bulan lagi. Dan ketika itu, saya masih akan mempertahankan rambut (super) pendek ini. 😀

Jadi, Moments to Remember 2013 (tema: family) adalah ketika akhirnya saya memangkas rambut. Sementara reaksi keluarga (terutama bapak; karena ibu, kakak-kakak dan adik-adik pasti setuju-setuju saja) atas keputusan saya, masih tertangguhkan hingga nanti saya pulang.

Selamat Tahun Baru 2014!