Hari Terakhir

image

Tubuhku tertidur di hari terakhir
Menyimpan mimpi belum kesampaian
sehingga berharap terlahir kembali

Bagi sebagian orang
kematian adalah batas
Dari jiwa-jiwa yang ingin bebas
Terlepas

Bagi kita kematian hanya tidur sementara
Dari mimpi-mimpi yang masih senang datang
Melayang-layang di pikiran
Dan menjadikan tubuhku kendara

Karenanya,
aku masih akan terbangun esok hari
Masih dengan mimpi yang sama
Serta bagaimana aku akan mencapainya

Hingga hari terakhir tiba
Dan aku tak menyimpan apa-apa; moksa

*

Dunia Absurd

image

Duniaku tidak hanya berisi kamu
Duniaku juga berisi rindu
dan hal-hal absurd lainnya

Kamu
Gurun pasir
Padang savana
Jerapah berleher jenjang
Semut rangrang
Mata nyalang
Tubuh ranum berkembang

Kamu
Kadang dekat
Kadang membuat sekat
Kadang memunggungi
Kadang mencari-cari

Duniaku tidak hanya berisi hal-hal absurd
Duniaku juga berisi rindu
dan kamu-kamu yang lainnya

*

Aku dan Kamu Lahir di Kota Ini

Aku teringat pada sebuah kota yang  mengingatkanku akan kamu
Mengingatkan kelahiran kita

Pikiranku tertumbuk pada suatu
sudut taman yang berangsur sepi
Tanahnya berlubang, pohonnya tak rindang lagi
Di salah satu sudutnya
rumahmu yang megah berdiri, sendiri

Aku teringat pada suatu sisi yang lain
Senja mengubur hari
Langit seperti berapi
Pasir pantai menjadi saksi
Lengan yang saling mengait
Bahu yang menjadi sandaran lelah dan sakit

Aku teringat pada sebuah kota
Yang jalanannya menjadi kawan
motor-motor sewaan yang kita kendarai bersama
Museum, stasiun, kota tua

Aku teringat pada sebuah kota
yang bukan kota kelahiranku
Bukan pula kota kelahiranmu

Kota ini adalah tempat di mana rasa dibesarkan
Hingga tumbuh menjadi kuat namun ramah
Kokoh namun sederhana
Ramai namun hanya milik kita berdua

Aku teringat pada sebuah kota
yang aku beri nama Sekarang

*